Penadatanganan PPAT Akte Jual Beli Tanah Untuk Pembebasan Jalan Simpang Gerung – Kuripan

GIRI MENANG_22 Februari 2018. Pembebasan lahan untuk pelebaran jalan Gerung- Kuripan Section III yang melewati depan kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang hingga Desa Babussalam akhirnya rampung.  Lahan yang  dibebaskan mencapai 39.600 Meter Persegi atau 3,94 Hektar atau sepanjang 1, 8 Kilometer dari total keseluruhan yang mencapai 4,9 Kilometer dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp 30 miliar bersumber dari APBD.

Tersedianya anggaran di APBD-PD disebut sebagai bentuk komitmen Pemkab. Soal berapa jumlah ril yang akan dihabiskan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Joko Wiratno, SE, MM belum bisa menghitungnya secara pasti. Sebab itu bisa terlihat setelah selesai dilakukan pengukuran dan penaksiran harga berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak). Tentu juga setelah ada proses tawar menawar harga dengan pemilik lahan. “ Sebelumnya kita targetkan tahun 2017 selesai pembebasan, sehingga tahun depan sudah mulai bisa dikerjakan,” terangnya.

Sampai dengan awal tahun 2018 telah dibayarkan kepada 160 Orang pemilik lahan untuk lahan sepanjang 1,8 Kilo Meter terhitung dari Keluarahan Dasan Geres sampai Desa Babussalam. selain membayar lahan, Pemkab juga akan merelokasi warga yang punya rumah di pinggir jalan yang kena pembebasan. Setelah pembayaran lahan diselesaikan lanjutnya, baru penyerahan akan dilakukan melalui lembaga dewan Lombok Barat dengan mengundang dewan provinsi. Sehingga tanah yang dibebaskan sah menjadi aset daerah.

Panjang jalan yang akan diperlebar mencapai sekitar 4,9 kilometer dengan lebar mencapai 30 meter.